Sakura Maya menyahut cabaran "Ark Shell Panic," yang melampaui batas tubuhnya. Penampilannya yang bermaruah sebagai seorang gadis pahlawan yang cantik berubah menjadi daging yang penuh nafsu melalui rangsangan setempat yang tidak henti-henti. Derianya meluap-luap apabila dia mengalami orgasme berturut-turut, fikirannya berhenti berfungsi, dan dia menjadi organ yang hanya menyerap keseronokan. Banjir jus cinta mengalir, dan tubuhnya mengejang tanpa kawalan. Pemandangannya memutarkan matanya dan menjadi gila akibat serangan jahat itu adalah neraka orgasme yang sebenar. Sebuah karya yang menembusi titik kritikal erotisme, di mana kecantikan dan kekotoran bercampur aduk.